Kartu Kuning & SKCK, dua hal itu jangan sampe tidak untuk dimiliki untuk para CPNS, sepertinya dua barang itu jadi syarat utama, disamping surat keterangan sehat, dan juga ijazah.
Ngurus kartu kuning ga terlalu susah, tinggal bawa pas poto ukuran 4×6 2(dua) lembar saja, isi pormulir, tunggu kurang lebih 15 menit beres deh, jangan lupa dipoto kopi untuk disahkan. Oia , jangan lupa lokasi Disnaker setempat yang ada di kota masing2.
Ngurus SKCK, (nah ini yang lumayan berliku), buat surat dulu ke RT/RW terus buat surat pengantar di Kelurahan (biaya=seikhlasnya) ga terlalu lama buatnya (asal datang ke Kelurahannya jam 2 siang, pas lagi kosong, petugasnya lagi santai), dah beres terus berangkat ke Polsek setempat , jangan lupa bawa pas poto ukuran 4×6 2(dua) buah (biaya = 10rebu), tambahan jangan lupa juga bawa kartu keluarga.. (–nuhun sancay untuk masukannya) dah gitu langsung meluncur ke Polres setempat, cari loket SKCK, bilang sama ibu2 atau bapak2 petugasnya mau buat SKCK baru untuk yang belum pernah punya, nanti dikasi pormulir untuk rekam sidik jari, terus cari loket sidik jari (biasanya sih ada di tempat orang2 ngurus SIM) ntar dikasi kartu sidik jari ,bilang untuk SKCK, (klo ga bilang gitu dikasihnya kartu sidik jari untuk SIM lagi),kasih paspoto ukuran 3×4 2(dua) lembar, dah gitu isi kartu sidik jarinya, dicap tuh semua jari dah beres balikin kartunya ke loketnya lagi nanti dikasih surat keterangan udah periksa sidik jari (biaya = 10 rebu), bawa lagi ke loket SKCK ditambah SKCK Polsek + Paspoto 4×6 2(dua) lembar.
Tunggu kurang lebih 15 menit (kalo ga penuh), dah beres potokopi 5 kali untuk disahkan (biaya 5 rebu).
BERES DEH!!!
(kalo cekatan setengah hari semuanya beres,klo engga kaya saya deh, dua hari baru beres lebih baik lagi klo dah ngurus kartu kuning + SKCK pas ga saat penerimaan PNS)
wah..wahh.. masss alhamdulillah.. hatur nuhun atas infonya.. sgt berguna bagi pengangguran seperti saya.. haha^^
btw polsek cimahi teh di pharmindo yaa?
polsek cimahi mah di citeureup.
di deket pemkot
kang, kalo perpanjang kartu kuningnya di kecamatan, ato bikinnya dikecamatan sama aja gak sih ma bikin di depnaker. terus kalo di legalisirnya dikecamatan juga tapi bikinnya di depnaker bisa gak sih.
iyaya, harusnya bukan sekarang bikinnya karna pas banget lagi bukaan LIPI. tapi kumaha deui atuh.. hehe.. makasih infonya
@fika : yang saya tau, bikin atau perpanjang kartu kuning itu di Disnaker, klo misalkan di kecamatannya ada Disnaker mungkin bisa.
hihi..,, emang untuk ngurus persyaratan administrasi tuh kebanyakan mepet, dan klo emang di persyaratannya butuh kartu kuning, jarang-jarang orang bikin kartu kuning dari jauh-jauh hari.
semoga berhasil dengan LIPI-nya
salam kenal kang mahmud.
kalo skck yu apa ya kang?
nuhun
@arif : salam kenal juga kang arif
SKCK itu transformasi SKKB (Surat Keterangan Kelakuan Baik) , sekarang jadi SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian)
ooOOI TKS INFORMNYA YA, JADI + LEBIH GAMPANG KAYAKNYA BAGI PEMULA BUAT KARTU KARTU. TKS BGT YAK
kang, kalau mo ke asustralia emang harus pakai SKCK dari MABES POLRI?
minta pencerahanya nih, soalnya saya mo bikin tapi bingun awalnya dari mana saya melangkah.
@kiki : asustralia (maksudnya australia kan ?? ) heu.. sejauh yang saya tau tuh, SKCK tuh biasanya dijadikan salah satu syarat administrasi kalo mau ngelamar pekerjaan, biasanya sih instansi pemerintah, banyakya sih klo mau jadi CPNS.
tapi untuk mengurus visa ke luar negeri juga ada yang membutuhkan SKCK , ke negara mana aja kurang tau pastinya mana aja, yang pasti harus pake itu ke Amerika.
ini keterangan yang saya dapet
SKCK untuk ke luar negeri :
Berdasarkan Skep Kapolri No.Pol : Skep/816/IX/2003
Warga Negara Indonesia (WNI), Untuk Permohonan Visa, Permanent Resident, Belajar/Bekerja di Luar Negeri.
Permohonan ditujukan kepada Kapolri Up. KABaIntelkam dengan dilampiri :
1. Surat Rekomendasi asli dari Polda/Polres setempat (dalam bentuk SKCK) ;
2. Fotocopy Paspor ;
3. Fotocopy KTP ;
4. Fotocopy Kartu Keluarga (KK) ;
5. Fotocopy Akte Lahir ;
6. Pas Photo 4 x 6 = 5 lembar berwarna.
Pemohon datang sendiri tidak boleh diwakilkan, dengan membawa persyaratan antara lain:
* Pengantar dari RT,RW, Lurah yang disahkan oleh Kecamatan ;
* Fotocopy KTP dan Kartu Keluarga yang masih berlaku ;
* Foto Berwarna 4 x 6 = 5 lembar ;
* Mengisi Blangko Daftar pertanyaan (sudah disiapkan petugas) ;
* Melaksanakan Sidik Jari.
kang,,ada yg kelewat pas mo bikin skck..
pas dikelurahan,jgn lupa bawa fotkop kartu kluarga juga..
(pengalaman balik lagi gara2 gbwa KK,,untung rumahnya dkt kelurahan..hehe)
oh iya..iya..bener ko bisa lupa yah..
tapi waktu saya buat mah asa ga bawa.
tapi untuk amannya mending bawa deng..he2
tolong kasih contoh bagaimana bentuk kartu kuning, karena saya butuh untuk membuat tugas sekolah
parmisi..mw tny…klu bikin SKCK di polsek teh blh tdk pakai surat ket dr kelurahan nya??mohon djwb atuh kang..
@dewi : dari yang saya tahu, ke polsek itu harus bawa surat keterangan dari kelurahan… smoga menjawab pertanyaan mbak dewi.
saya baca di kartu kuning yang saya punya, kartu kuning itu berlaku dua tahun dengan keharusan melaporkan setiap enam bulan. kalo kartu kuning masih berlaku tapi ga pernah melapor, gimana ya? soalnya, kartu kuningku dibuat di Bandung dan dua tahun belakangan saya berdomisili di Jakarta. apakah masih berlaku atau harus buat lagi?
kira” disnaker itu buka ga hari Sabtu? karna bos lagi cuti melahirkan, saya sama sekali ga bisa cuti.
tau info tentang mengurus kartu kuning di Jakarta ga?
@tara : kalau tidak melapor dalam setiap 6 bulannya tidak melapor, kartu kuning tidak berlaku lagi. sepertinya harus buat lagi. setahu saya instansi pemerintahan engga buka di hari libur.
untuk mengurus kartu kuning di jakarta mungkin bisa mendatangi kantor disnakertrans yang alamatnya bisa dilihat di http://kartu-kuning.blogspot.com/2009/06/alamat-dinas-tenaga-kerja.html
Thanks untuk infonya nih… kebetulan hari ini mau ngurus SKCK dan Kartu Kuning…
saya punya skck tahun 2007 alamatnya berbeda dengan sekarang karena sudah pindah rumah, setelah 2 tahun tidak diperpanjang sampai sekarang. pertanyaan saya apakah masih bisa diperpanjang tidak skck saya dengan mengganti alamat yang baru atau harus buat lagi yang baru
@andrie : yang saya tau sih, masa berlaku SKCK itu kan tiga bulan, lalu harus diperpanjang lagi , klo dah 2 tahun sepertinya harus bikin yang baru lagi.
>>ariyuli : yang mana yang ribet ?? yang SKCK mungkin yah.. kalau bikin kartu kan tinggal datang ke kantor Disnaker setempat
Duh nyesel nih knp gak dari kmr2 ya buat skck ma kartu kuning, sekarang dah mepet ribet dah. Btw kang, mo tanya, kl surat pengantar bwt skck tu harus dari RT/RW dulu bru kelurahan, ato bisa langsung di kelurahan, trs biayanya brp ya..?
Nuhun sateuacanna..
>>leni : Prosedurnya , surat pengantar itu harus dari RT/RW, untuk arsip di kelurahan. coba tanya aja di kelurahannya bisa minta surat pengantar langsung untuk Polsek atau engga. ga ada biayanya. gratiiisss..! semoga lancar membuat SKCKnya..